MAKNA DIBALIK SEHELAI KAIN

MAKNA DIBALIK SEHELAI KAIN
 written and photos by: Susanna Sunarno
Monday, 16 June 2008
 Sehelai kain bisa menorehkan sejarah tentang bagaimana sebuah peradaban, adat istiadat dibentuk. Lihat saja koleksi-koleksi kain yang terpampang di Erasmus Huis Jakarta. Umbul-umbul ini misalnya, sering digunakan sebagai alat dalam suatu upacara adat untuk menolak bala dari bahaya. Selain itu, kain berhiaskan kaligrafi arab ini juga dipakai sebagai bendera dalam pertempuran pada masa Syiar Islam di Cirebon, Jawa Barat. Umbul-umbul ini adalah koleksi Museum Tekstil Jakarta.
 Pakaian dan asesorisnya bisa menggambarkan jabatan dan tugas seseorang. Tilik saja  koleksi memorabilia Van Den Bosch, sumbangan dari Museum Rotterdam Belanda.Atau lukisan Gubernur Genderal Mr.P.Mijler yang bertugas di tahun 1866-1872, dilukis oleh sang maestro lukis Indonesia, Raden Saleh.  

Benda-benda tersebut, juga beberapa koleksi menarik lainnya, turut memeriahkan momen ulang tahun kota Jakarta. Anda bisa menyaksikan koleksi tersebut yang dikemas dalam tema ‘Peninggalan Terpendam di Museum-Museum Propinsi DKI Jakarta’, di Erasmus Huis Jakarta pada tanggal 14 Juni hingga 24 Juli 2008.

Fauzi Bowo, selaku Gubernur DKI Jakarta, dalam sambutannya mengatakan bahwa pameran museum yang bekerja sama dengan Kedutaan Belanda ini tak hanya mempromosikan sejarah nusantara namun juga bertujuan mensuskseskan program ‘Visit Indonesia’.

Pameran tersebut adalah salah satu dari rangkaian kerjasama (2006 -2009) dari Dinas Kubudayaan dan Permuseuman DKI Jakarta, Museum Tropen di Amsterdam, Rotterdam City dan Kedutaan Besar Belanda di Jakarta. Pameran memperlihatkan kekeayaan tersembunyi yang dimiliki oleh museum-museum di Jakarta.

Memang peninggalan yang lama terpendam, seperti kain atau pakaian, sebenarnya telah menjadi saksi terhadap perjalanan panjang sejarah pada tiap-tiap daerah dan negara. Dengan meluangkan waktu sejenak, mungkin kita bisa lebih memberi apresiasi pada para leluhur bangsa Indonesia sehingga memberi semangat untuk meneruskan estafet perjuangan.

Last Updated ( Monday, 16 June 2008 )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s