Colours of Life

writer: Susanna Sunarno

Since I was a kid, for years and years, I questions why I have a lot of hardship. We moved from house to house a lot. I most likely have forgotten so many people along the way. But the in 1999, I got into a long series of psychology test and it’s friends ( other tests, I mean). The tests are for searching the first batch of a National TV.

45391915_598865622242_8529922603110891520_o

And, ( to make the story short), a psychologist, in the end of the test, surprisingly read all the result of the test and what their meaning. One of the sentence I remember is that those hardship I have, are there for a reason. ( what, I asked) They are there to create colours.  She said that my colours may different from other people’s. Perhaps I wish for a specific colour. But that one or two or three colours are not mine. I remember her saying, I  should embrace different colours of my life, including the dark, the grey and dull colours. When they are put together, people can see rainbows. Isn’t rainbow a beautiful thing?

The explanation go on like this: “You might not like some parts and facts of your life, your childhood, your hardship, but your story and how you handle and overcome those era, will benefit and strengthen others having problems in their lives. Think of it that way. You are strong and you shall be the inspiration. ”

And, I got the job.

Since then on, I understand things better ( though sometimes with complains as well).

Now, look at the picture. They are not one colour. Do you find it beautiful?  What words or saying that play important parts in your life? Please let me know. comment below.

Advertisements

Something Indonesia Jakpus

Lagi cari batik di batik keris, Jakarta Pusat. eh…gak nyangka lho udah berubah konsep. Jadi ada tempat ngupi-ngupi di bawah sambil milih bragam snack. Sayangnya aku malah gak nemu batik yang kucari. Bagian sale nya udah kurang greret nih.. Tinggal baju size guede-gude gitu. lhasil, mendaratlah aku di lantai snack, sambil menunggu hujan deras mereda.

Rekaman perjalanan 1

Ayo nak…kita jalan menuju Puskesmas..
“Ojek bu…-
‘Bajaj?’
Aku menggeleng-geleng sembari masuk ke mini market.
Yuk kita mampir dulu.. Eh kok..jangan lari disini.oke..pegang ini keranjang boleh.Tapi disini aja.

Keluar dari mini market..
‘Beli bubur bang..’
Pas dia mau ambil stereofoam, kucegang. ‘Jangan bang, disini aja’..kataku sambil keluarkan wadah bertutup.
Waah kok buburnya jadi ditambahi abangnya gara2 aku bawa wadah sendiri…

Tiba-tiba klakson mobil…Din..diiin…
“Ya elah mentang2 punya mobil.Sabar napa..Itu angkot lagi nurunin penumpang. Gue aja punya Alphard biasa aja…buset dah tuh orang kaya…emang cuma dia aja yang punya mobil…masih banyak noh yang mampu beli mobil.Bukan cuma dia aja.” kata tukang parkir menggerutu sambil merapikan motor2 yang parkir.

Ok,kini kamu sudah kugendong. nak…karena bunda harus gerak menyebrang jalan dengan gesit..
Beli pecel lele ya…dimakan disini.
Dan selama itu pula kucing2 berseliweran menunggu kami lengah.
Pintarnya si kecil…dia selalu kasih peringatan keras ke aku…Kucing..kucing…bunda ..kucing…
Hush hush kataku…
Iya nih..kucing warna hitam kelam ini tidak nampak olehku karena warnanya dan persembunyiannya yang mengintai dari balik tempat semdok garpu di depanku..Tapi si kecil selalu menangkap basah aksi intaian nakalnya.Selesai makan.

Ojek..bu.
Bajaj yuk..kasian kok jalan..
‘Woi’… Teriak tukang bajaj.. ‘Gimana nih si Ahok jadi tersangka?’Katanya pada temannya. Lalu lirih terdengar sautan..Dari orang berteriak itulah aku tahu kelanjutan seri Ahok.

Antri puskesmas.. Tanya2 tempat BPJS dimana..masuk ruang dokter anak.ditimbang. tanya2..Dokter komentar dan kasih resep.
Turun menuju ruang ambil resep.
Mengantri.

Oh..ini kakak yg tadi di ruang dokter ya? Tanyaku.
Iya bu.kata ibunya.
Sakit apa? Panas?
Iya.udh lebih dari seminggu.sekarang sih udh 37.kmaren2 lbh tinggi. Ujar samg ibu.

Iya Bu. Anak saya bayuk pilek 3 hari. Tapi juga pernah panasnya sampe nendekati 40.panas banget kan..dia mau peluk kita..kitanya yg kepanasan.Makanya kl mau periksa pas bdnnya ga terlalu ambruk. Kl pas lemes susah bawanya…kalau tengah mlm..atau sabtu minggu kejadiannya lbh repot lg karena puskesmas tutup hrs cari ugd.

Iya yah.. Kalau sabtu minggu tutup.kata si ibu sambil siap2 kakak adik dan omnya pulang lagi ke rumah.
Sementara nomorku sudah dipanggil.kutanya2 ulang tentang obat dan pulang dengan menggendong si kecil. Kini ia tidak meronta lagi karena sepertinya sudah lelah dan ngantuk…